Sinergi Pemangku Kepentingan Daerah dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi di Jawa Timur

Malang, BSBI- Anggota Komisi XI DPR RI Willy Aditya menyampaikan sinergi pemangku kepentingan di daerah menjadi determinan penting dalam mendukung pemulihan ekonomi di seluruh daerah termasuk di Jawa Timur. Sebagaimana diketahui porsi perekonomian dalam pembentukan ekonomi nasional sangat besar. Sehingga, perlu keterfokusan pemerintah daerah agar ekonomi pulih dari pandemi covid-19. Demikian cacatan yang disampaikan oleh Anggota Komisi XI DPR RI dari Partai Nasdem tersebut.

Sejalan dengan Willy Aditya, Indah Kurnia  dari Fraksi PDIP menggaris bawah berbagai dampak pandemi covid-19 terhadap perekonomian daerah. Khusus di Malang, Indah melihat bagaimana covid-19 melumpuhkan sektor pariwisata sebagai backbone perekonomian daerah tersebut. Tentu, perlu langkah-langkah strategis untuk mendorong agar pemulihan ekonomi di daerah segera terealisasi. “Bank Indonesia, OJK dan stakeholder ekonomi daerah lainnya harus bahu membahu agar ekonomi Jawa Timur bisa pulih lebih cepat. Kalau Jawa Timur pulih, ekonomi nasional bisa lebih cepat pulih karena Jawa Timur ini berkontribusi hampir 15 persen dari PDB Nasional, tegas Indah.

Sebagai salah satu stakeholders ekonomi di daerah, Bank Indonesia Jawa Timur menyambut baik FDG yang diselenggarakan Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI). Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia Jawa Timur Difi A Djohansyah menjelaskan bahwa forum FGD sangat penting untuk berdiskusi dan sharing agar bisa dirumuskan langkah-langkah pemulihan ekonomi di daerah. Dalam paparannya, Difi mencatat perlunya perbaikan infrastruktur di daerah Malang sehingga pemulihan dan pembangunan ekonomi bisa direalisasi. Hadir juga Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang yang memaparkan perkembangan ekonomi di Malang Raya dan berbagai kerjasama dengan pemerintah daerah maupun stakeholders lainnya.

Dalam FGD yang menghadirkan stakeholders di Jawa Timur seperti perbankan, dinas pemerintah daerah, Kadin hingga akademisi, BSBI mengusung tema “Sinergi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur untuk Mendukung Pemulihan Ekonomi”. Dalam paparannya anggota BSBI asal Malang yang juga akademisi dari Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya mengapresiasi antusiasme peserta FGD. Khusaini mencatat beberapa hal penting dalam pemulihan ekonomi daerah khususnya di Malang seperti pembangunan infrastruktur yang terintegrrasi hingga pentingnya digitalisasi.